Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Blitar mendapat respond positif dari kalangan siswa dan wali murid. Meski masih dilakukan secara terbatas, namun berdasarkan data quistioner Dinas Pendidikan Kota Blitar, sebanyak 95% wali murid di Kota Blitar menyetujui pelaksanaan PTM.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Samsul Hadi mengatakan, sebelum memutuskan PTM kembali dibuka, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke lembaga pendidikan dan wali murid. Hasilnya hampir keseluruhan wali murid sepakat jika PTM dibuka asal menerapkan protocol kesehatan Covid-19 yang ketat. Menurutnya banyak wali murid yang menyadari bahwa fungsi guru bukan hanya membimbing namun juga mendidik secara akhlaq ataupun moril.

“Jadi keputusan PTM kembali dibuka ini juga berdasarkan kesepakatan bersama wali murid” tegas Samsul, saat dikonfirmasi Rabu (24/03/2021)

Sementara itu Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kota Blitar, Didit Rahman Hidayat mengatakan, berdasarkan evaluasi, sekitar 95% siswa kelas 1 dan kelas 4 SD, serta siswa kelas 7 SMP sudah mendapat izin orang tua untuk mengikuti PTM. Didit menyebut total siswa kelas 1 dan kelas 4 SD serta kelas 7 SMP sekitar 12.435 anak. Dari total itu, jumlah siswa yang diizinkan orang tua mengikuti PTM sebanyak 11.756 anak, sedangkan yang belum mendapat izin osebanyak 679 anak atau sekitar 5%.

“Siswa yang belum mendapat izin ini memiliki alasan yang bervariasi diantaranya masih takut atau khawatir dengan pandemi Covid-19,” jelas Didit.

Didit mengatakan dinas setempat tidak mempermasalahkan jika siswa belum mendapat izin, karena kebijakan ini tidak bersifat memaksa. Mereka yang belum bisa mengikuti PTM tetap mendapatkan hak pendidikan, dengan mengikuti pembelajaran secara online. (Kir)

95% Siswa Kantongi Izin, Antusias Pembelajaran Tatap Muka Tinggi
Tagged on:     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *