Blitar Kota – Sebagai upaya meminimalisir terjadinya pencemaran limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar menghimbauan agar warga yang menjalani isolasi mandiri memilah sampah medis Covid-19 yang masuk dalam kategori limbah B3.

Kepala Bidang Penataan dan Pengendalian Lingkungan DLH Kota Blitar Denny Eko Prisanto mengatakan, himbauan ini dilakukan melalui e-flayer tentang ajakan memilah sampah medis Covid-19 melalui Satgas Kecamatan-Kelurahan di Kota Blitar. Menurut Denny, hal ini penting dipahami untuk meminimalisir pencemaran lingkungan, dampak limbah B3 dari warga yang isolasi mandiri. Pihaknya mencontohkan limbah medis Covid-19 itu di antaranya masker, sarung tangan, infuse bekas dan lainnya. Limbah tersebut harus dipisahkan, untuk memudahkan petugas pengangkut sampah. Sebab penanganan yang tepat akan meminimalisir mutasi virus.

Tidak hanya itu, Denny mengaku siap memfasilitasi warga yang isolasi mandiri untuk mengajukan dropbox ke dinas setempat, atau Puskesmas di 3 Kecamatan Kota Blitar agar memudahkan pemilahan antara limbah medis Covid-19 dengan limbah rumah tangga. Tahun lalu, pihaknya juga telah menyalurkan sekitar 150 dropbox di rumah sakit, fasilitas kesehatan, klinik, dan lainnya.

“Warga yang melakukan isolasi mandiri bisa menghubungi pihak puskesmas sekitar untuk mendapatkan drop box. Sedangkan untuk warga yang tidak positif Covid-19, bisa merusak dan menyemprot masker bekas pakai dengan disinfektan sebelum dibuang,” jelas Denny dikonfirmasi via telepon, Rabu (28/07/2021).

Denny menambahkan sosialisasi soal pemilahan sampah medis Covid-19 ini terus digencarkan secara online, sebab selama PPKM darurat pihaknya belum bisa melaksanakan sosialisasi tatap muka dengan mengundang banyak peserta. (Fan)

DLH Kota Blitar Himbau Warga Yang Isolasi Mandiri Pilah Sampah Medis Covid-19
Tagged on:             

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *