Blitar Kota- Pemerintah Kota Blitar tetap membuka distinasi wisata selama libur Lebaran 1442 Hijriah. Menanggapi hal tersebut, DPRD Kota Blitar tidak mempermasalahkan.

Wakil Ketua DPRD, Agus Zunaidi mengatakan, dibukanya kembali tempat wisata ini justru bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang tidak mudik. Namun pihaknya menekankan agar protocol kesehatan (prokes) Covid-19 ditingkatkan. Pengaturan jarak, papan himbauan prokes, tempat cuci tangan dan thermogun harus disediakan. Sedangkan untuk syarat administrasi hasil swab test, menurut Agus tidak perlu. Sebab selama larangan mudik, wisatawan yang dimungkinkan datang hanya lokal area Kota Blitar saja.

“Kalau tidak diwajibkan membawa surat hasil swab negatif, ya pokok prokes dibuat yang begitu ketat. Lagian selama larangan mudik, kalau pun ada yang dari luar kota pasti sudah lolos check point. Artinya administrasinya sudah diperiksa kepolisian,” kata Agus.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono mengatakan, destinasi wisata yang dibuka selama Lebaran diantaranya Makam Bung Karno dan Istana Gebang. Pihaknya sudah mengatur aturan pembatasa, mulai dari 50% kapasitas pengunjung hingga jam buka dari jam 08.00-15.00 WIB. Menurutnya sampai saat ini, wisatawan di Makam Bung Karno masih sangat sepi. Di PIPP pun hanya warga local yang datang untuk makan di pusat kuliner.

Sesuai info dari petugas itu sejak hari pertama 13 Mei 2021, sampai hari ini pengunjung tidak sampai 100 orang. Pakai kendaraan pribadi semua” jelas Tri Iman, dikonfirmasi Jumat (14/05/2021)

Sementara itu, pembatasan di tempat wisata Kota Blitar ini berlaku mulai tanggal 06-24 (Kir)

DPRD Kota Blitar Dukung Tempat Wisata Tetap Dibuka Selama Lebaran , Asal Prokes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *