Blitar Kota – Pemerintah Kota Blitar terus meningkatkan upaya penanganan covid-19, termasuk menyiapkan lokasi isolasi terpusat bagi warga yang terkonfirmasi covid-19 tanpa gejala atau bergejala ringan. Kebijakan ini dibahas dalam rapat koordinasi Wali Kota bersama pimpinan OPD dan Camat se-Kota Blitar, Rabu (28/07/2021) di ruang Sasana Praja, Kantor Wali Kota Blitar.

Wali Kota Blitar, Drs. H. Santoso, M.Pd. mengatakan, lokasi isolasi terpusat disiapkan untuk mem-back up ketersediaan kamar di Rumah Isolasi Covid-19, Jl. dr. Seotomo. Dengan demikian, nantinya tidak ada lagi warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Harapannya, mata rantai penyebaran covid-19 bisa diputus secara maksimal.

Santoso menjelaskan, Gedung Asrama PGSD UM menjadi alternatif terkuat, karena lokasinya representatif. Terdapat 50 kamar yang siap digunakan, dengan kapasitas 200 orang. Selain itu, lokasi yang cukup luas dinilai efektif jika digunakan pasien konfirmasi untuk berjemur atau berolahraga.

Nantinya, pemanfaatan lokasi isolasi terpusat akan dilakukan dalam waktu dekat. Pihaknya sudah melakukan cek lokasi bersama Kapolres Blitar Kota dan Dandim 0808. Menurut Santoso, dinas dan jajaran terkait tengah mempersiapkan sarana prasarana yang dibutuhkan.

“Jika segala persiapan sarana prasarana di Gedung Asrama PGSD UM telah selesai, saya minta untuk segera direalisasikan menjadi lokasi isolasi terpusat. Karena semua bentuk perizinan sudah saya luncurkan dan alhamdulillah mendapat lampu hijau juga,” jelas Santoso.

Santoso menambahkan, beberapa tempat lain yang sempat menjadi alternatif lokasi isolasi terpadu diantaranya GOR Soekarno Hatta di Jl. Kalimantan dan Gedung Kesenian Aryo Blitar di Jl. Kenari. (Sur)

Gedung Asrama PGSD UM Jadi Alternatif Lokasi Isolasi Terpusat Kota Blitar
Tagged on:             

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *