Blitar Kota – Selain lokasi isolasi terpusat di Gedung Asrama PGSD UM, Pemerintah Kota Blitar juga menyiapkan alternatif lain untuk antisipasi lonjakan kasus covid-19. Rencananya Rumah Sakit Lapangan akan dihadirkan dengan memanfaatkan Gedung Kesenian Aryo Blitar yang berlokasi di Jl. Kenari No. 70, Kelurahan Plosokerep.

Wali Kota Blitar, Drs. H. Santoso, M.Pd. mengatakan, rumah sakit lapangan ini untuk mengantisipasi jika ruang isolasi di RSUD Mardi Waluyo penuh. Langkah ini juga menindaklanjuti larangan isolasi mandiri dari Presiden Joko Widodo, terutama bagi pasien bergejala yang membutuhkan penanganan khusus.

Menurut Santoso, GOR Soekarno-Hatta juga menjadi salah satu alternatif, namun lokasinya berdekatan dengan pemukiman dan masih menunggu persetujuan warga sekitar. Oleh sebab itu, pihaknya menilai Gedung Kesenian Aryo lebih representatif. Selain sarananya mumpuni, gedung kesenian dinilai lebih luas dan pintu masuk juga terpusat di satu gerbang, serta jauh dari pemukiman.

Santoso mengaku masih menjalin koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Blitar dan pihak terkait lainnya untuk mempersiapkan Rumah Sakit Lapangan Penanganan Covid-19. Saat ini, pengadaan 300 bed dan rekrutmen relawan penanganan covid-19 tengah dilakukan.

“Kami sedang mengupayakan untuk pengadaan 300 bed yang nantinya akan digunakan pasien-pasien isolasi. Selain itu, kami juga sedang menjalin kerja sama dengan Poltekkes Malang dan Stikes Patria Husada untuk perekrutan relawan tenaga kesehatan dalam penanganan covid-19 di Kota Blitar,” jelas Santoso saat dikonfirmasi Rabu (28/07/2021) di ruang Sasana Praja.

Sementara itu, hingga kini tambahan kasus baru di Kota Blitar masih cukup tinggi. Per 28 Juli 2021 jumlah kumulatif kasus covid-19 mencapai 5.034 orang, dengan rincian 4.618 orang sembuh, 165 meninggal dunia, dan sisanya tengah menjalani perawatan dan isolasi. (Fik)

Gedung Kesenian Aryo Blitar Disiapkan Jadi Rumah Sakit Lapangan Penanganan Covid-19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *