Blitar Kota – Senin (05/07/2021), untuk memastikan pelaksanaan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dimasa PPKM Darurat, Forkopimcam Kepanjenkidul melakukan monitoring disejumlah perbankan di wilayah kecamatan. Ada sekitar lima kantor perbankan dan satu pabrik rokok yang didatangi Camat, Kapolsek dan Danramil Kecamatan Kepanjenkidul.

Camat Kepanjenkidul,  Parminto mengatakan, selain memonitoring prokes, pada kesempatan ini tiga pilar juga memantau pelaksanaan Work From Home (WFH) yang sudah diatur melalui Instruksi Wali Kota Blitar No. 12 Tahun 2021. Dalam instruksi tersebut menyebutkan sektor esensial seperti keuangan dan perbankan wajib memberlakukan WFH 50%. Dari hasil monitoring hari ini, ditemukan beberapa kantor perbankan yang belum melaksanakan WFH karena masih berkoordinasi dengan kantor pusat. WFH secara penuh mulai diterapkan 06 Juli 2021.

Sementara itu,  Parminto menyebutkan, salah satu pabrik rokok di Jl. Mastrip, mulai menerapkan aturan PPKM darurat dengan mengurangi jam kerja karyawan. Yang semula sampai jam empat sore, kini dipangkas sampai jam dua siang. Selain itu, pihak manajemen akan membagi sift khusus bagi karyawan yang tergolong lansia.

“Dari hasil pengecekan itu tadi didapati ada yang belum tau apa yang harus dilakukan mengenai ketentuan PPKM Darurat ini. Dari kunjungan ini, kita sudah memberitahu dan mereka menyadari agar semuanya segera teratasi dalam 20 hari kedepan,” jelas Parminto.

Parminto menambahkan karena kegiatan monitoring ini bersifat pengecekan dan sosialisasi terkait PPKM Darurat, maka pihaknya tidak melakukan teguran atau tindakan. (Sur)

Jajaran Forkopimcam Kepanjenkidul Monitoring Pelaksanaan Prokes dan WFH Sektor Esensial di Wilayah Kecamatan
Tagged on:                     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *