Operasi Yustisi dengan sasaran pertokoan dan perbatasan Kota-Kabupaten Blitar ini berlangsung Selasa 04 Mei 2021. Petugas pelaksananya dari unsur TNI-Polri, Satpol PP serta Dinas Kominfo dan Statistik Kota Blitar.

Iptu Punjung-Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli, Satlantas Polres Blitar Kota mengatakan pertokoan menjadi sasaran operasi karena mulai ramai didatangi masyarakat. Petugas ingin memastikan pengelola toko sudah mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan mengatur protocol kesehatan secara ketat. Diantaranya pembatasan kapasitas 50% pengunjung, penyediaan sarana prasaran (sarpras) protocol kesehatan Covid-19, serta menyiagakan satu karyawan untuk mengatur dan mengingatkan pembeli. Menurutnya, dari 4 toko yang didatangi petugas gabungan, 2 diantaranya diberikan sanksi tertulis karena tidak menyediakan sarpras protocol kesehatan. Menurutnya sanksi ini masih bersifat peringatan, jika nanti tidak ada etikat perbaikan, maka petugas bisa memberikan sanksi tipiring hingga pencabutan izin usaha.

Empat toko yang kita datangi itu, rinciannya satu toko emas di Jl. Merdeka, satu toko bahan-bahan kue di Jl. Anggrek, dua toko baju masing-masing di Jl. Semeru dan Jl. Cokroaminoto. Kalau perbatasan kita lakukan disisi timur ya, di Ngegong” kata Iptu Punjung. Sedangkan pantauan di perbatasan, menurut Punjung sejauh ini masih kondusif. Rata-rata kendaraan yang masuk wilayah Kota Blitar masih bernopol eks Karisidenan Kediri saja. Adapun transportasi umum yang sempat dihentikan petugas, hanya mengakut penumpang yang berkepentingan untuk bekerja saja.

Untuk transportasi umum kan memang yang diizinkan beroperasi nanti hanya untuk perjalanan non mudik, jelas Punjung. Punjung menghimbau masyarakat ingin berbelanja memilih toko yang lengang dan menerapkan protocol kesehatan Covid-19 secara utuh. Pihaknya juga menganjurkan masyarakat tidak berpergian ke luar kota, karena Pemerintah telah menetapkan larangan mudik mulai tanggal 06-17 Mei 2021. (Kir)

Operasi Yustisi Diperketat Jelang Lebaran, Tim Gabungan Menyasar Pertokoan dan Perbatasan.
Tagged on:         

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *