Blitar Kota- Operasi Yustisi di Kota Blitar hingga kini  masih gencar dilakukan oleh tim gabungan TNI-Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Yang mana usai lebaran ini, tidak hanya menyasar tempat publik dan tempat wisata, tempat hiburan pun menjadi salah satu fokus operasi.

Hadi Maskun, Plt Satpol PP Kota Blitar menjelaskan, pelaksanaan Operasi Yustisi tidak pernah absen. Saat ini fokus melakukan penertiban di tempat-tempat wisata. Sebab, libur lebaran dan larangan mudik telah usai, sehingga potensi masyarakat datang ke tempat wisata pun meningkat serta pelanggaran prokes perlu diantisipasi. Tidak hanya ditempat wisata saja, Hadi mengaku operasi juga menyasar tempat karaoke, dan tempat hiburan lainnya. Pihaknya meminta agar pengelola wisata dan tempat hiburan meningkatkan pengawasan protokol kesehatan terhadap pengunjung. Jika tidak, maka petugas akan memberikan sanksi teguran, tertulis hingga pencabutan izin usaha.

Hadi Maskun mengaku belum bisa merinci berapa total pelanggar yang menyalahi aturan Covid-19, karena saat ini pihaknya masih menyusun laporan yang akan disampaikan saat rakor annev pennaggulangan Covid-19 rutin setiap satu minggu sekali.

“Kita terus lakukan penertiban yaa, tapi kita juga minta kepada semua pelaku usaha yaa kerja samanya. Ini pasti perlu kerja sama semua pihak. Mohon kiranay untuk pelaku wisata maupun tempat hiburan ini menerapkan prokes, ditertibkan bukan hanya pengunjug, tetapi juga karyawan dan semuanya.” saat dikonfirmasi Sabtu (22/05/2021)

Saat disinggung mengenai tingkat pelanggaran yang dilakukan pengelola tempat wisata dan hiburan Hadi menilai mayoritas hanya pelanggaran ringan. Namun jika pengelola tidak mengindahkan teguran dari petugas maka sanksi yang diberikan bisa lebih berat. (fik)

Pasca Lebaran, Operasi Yustisi Kembali Sasar Tempat Wisata dan Hiburan
Tagged on:         

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *