Blitar Kota- Pemerintah Kota Blitar terus menguatkan strategi penanganan Covid-19, seiring lonjakan kasus yang terjadi dibeberapa wilayah. Apalagi saat ini mendekati moment Hari Raya Idul Adha, 19 Juli 2021.

Santoso-Wali Kota Blitar saat on air di Mahardhika Fm, Selasa 22 Juni 2021 mengatakan Pemerintah Kota bersama Satgas Covid-19 terus berkonsentrasi agar laju perkembangan kasus bisa terkendali. Diantaranya tetap mengikuti kebijakan perpanjangan PPKM mikro, sebab langkah ini efektif mengendalikan kasus konfirmasi. Selain itu, pihaknya juga meminta agar kegiatan 3T (tracing, tasting, and treatment) dioptimalkan jajaran relawan posko. Sementara untuk memudahkan penanganan, Santoso mengaku telah memetakan RT-RW sesuai zona. Menurutnya, 97,37% RT-RW di Kota Blitar sudah berzona hijau dan sisanya berada dizona kuning.

“Langkah lain yang ditempuh yaitu dengan mempercepat vaksin Covid-19 dan meningkatkan kembali protocol kesehatan” jelas Santoso.

Santoso menyebut beberapa langkah tersebut penting, karena pihaknya tidak ingin masyarakat lengah. Sebab, perkembangan Covid-19 di Kota Blitar saat ini masih terbilang aman. Jika masyarakat abai, tentu tidak akan baik karena moment keagamaan Idul Adha akan segera berlangsung. Meski pihaknya belum mengatur secara rinci pelaksanaan ibadah Idul Adha nanti, namun pihaknya memastikan akan tetap disesuaikan dengan kondisi yang ada.

“Kita masih persiapkan peraturannya seperti apa, kita sesuaikan dengan kondisi yang ada” kata Santoso.

Sementara itu, berdasarkan data perkembangan Covid-19 Kota Blitar tanggal 21 Juni 2021 menunjukkan jumlah komulatif pasien konfirmasi mencapai 2.731 orang. Rinciannya 2.593 orang sembuh, 18 orang menjalani isolasi, dan 120 lainnya meninggal dunia. (Kir)

Pemkot Blitar Tetapkan Beberapa Langkah Untuk Menjaga Perkembangan Covid-19.
Tagged on:     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *