Blitar Kota – Demi menguatkan peran tenaga kesehatan untuk menangani kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Blitar Pemerintah Kota Blitar menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pengurus Mahasiswa Akademi Keperawatan Kota Blitar yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Blitar, Senin, (26/7/2021).

Wali Kota Blitar- Santoso mengatakan, Rakor ini dilakukan sebagai penekanan tugas bagi para relawan nakes Kota Blitar yang nantinya akan bekerja membantu Pemerintah Daerah untuk menangani hingga meminimalisir penyebaran kasus konfirmasi Covid-19. Santoso menjelaskan, terdapat 59 calon relawan tenaga tracing, relawan isolasi mandiri, hingga tenaga administrasi di rumah isolasi Kota Blitar baik yang masih berstatus mahasiswa maupun yang sudah lulus menjadi perawat. Santoso menegaskan, dengan adanya rekrutmen puluhan relawan ini, akan mampu menutup kekurangan tenaga relawan penanganan Covid-19 di Kota Blitar.

“Rakor ini dilakukan sebagai penekanan tugas bagi para relawan nakes Kota Blitar yang nantinya akan bekerja membantu Pemerintah Daerah untuk menangani hingga meminimalisir penyebaran kasus konfirmasi Covid-19” jelas Santoso.

Sementara itu, Ketua Program Study D3 Keperawatan Kota Blitar- Sri Mugiati mengatakan, rekrutmen tenaga relawan baik dari mahasiswa maupun tenaga profesi keperawatan yang dibahas bersama Pemerintah Kota Blitar ini rencananya akan diperbantukan untuk menangani warga yang terkonfirmasi Covid-19.

Mugiati menjelaskan, ke-59 calon relawan yang sudah terpilih tersebut kebanyakan dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang yang telah diberikan pembekalan maupun sosialisasi terkait peran relawan sebagai tarcing, isolasi mandiri dan tenaga administrasi agar nantinya saat bertugas dilapangan para relawan dapat dengan mudah untuk menyesuaikan diri.

“Ke-59 calon relawan yang sudah terpilih tersebut kebanyakan dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang yang telah diberikan pembekalan maupun sosialisasi terkait peran relawan sebagai tarcing, isolasi mandiri dan tenaga administrasi agar nantinya saat bertugas dilapangan para relawan dapat dengan mudah untuk menyesuaikan diri” jelas Mugiati.

Mugiati menegaskan, adapun menjadi ketentuan dasar menjadi rekrutmen tenaga relawan terutama keperawatan adalah harus memiliki Surat Tanda Regristrasi (STR) Perawat dari Rumah Sakit Daerah seperti RSUD Mardi Waluyo. (Fan)

Percepat Penanganan Covid-19, Pemkot Blitar Gelar Rakor Rekrutmen Relawan Nakes Kota Blitar
Tagged on:         

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *