Blitar Kota – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Blitar akan mengevaluasi penerapan protokol kesehatan Covid-19 di lembaga pendidikan SMA/SMK yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Hal ini dilakukan setelah dua siswa di SMAN 1 Kota Blitar terkonfirmasi positif Covid-19.

Sekretaris Satuan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan PTM tingkat SMA dan SMK di Kota Blitar tetap berjalan. Namun pihaknya akan melakukan evaluasi penerapan protokol kesehatan Covid-19. Untuk membenahi beberapa hal, yang mungkin penerapannya belum optimal. Meskipun, sesuai pantauannya, penerapan protokol kesehatan Covid-19 selama PTM sudah berjalan sesuai aturan yang ditetapkan. Pihak sekolah, sudah membatasi jumlah siswa yang mengikuti kegiatan PTM. Begitu juga sarana prasaran, seperti meja dan kursi di ruang kelas diatur berjarak.

Hakim mengatakan kedua siswa SMA 1 Kota Blitar ini dinyatakan positif Covid-19 pertanggal 30 November 2020. Keduanya diketahui terpapar Covid-19 dari orangtuanya yang bekerja di lingkup dinas Kabupaten Blitar. Satgas Covid-19 juga melakukan tracing dan testing di SMAN 1 Kota Blitar, yaitu ke jajatan guru dan siswa yang kontak erat dengan dua siswa positif Covid-19.

“Kita langsung lakukan tracing terhadap kontak erat dua siswa positif Covid-19 ini. Baik temannya atau gurunya,” jelas Hakim.

Sementara itu, sesuai data perkembangan Covid-19 Kota Blitar pertanggal 02 Desember 2020, komulatif kasus konfirmasi mencapai dengan rincian menjalani isolasi, sembuh, dan meningga dunia. (Kir)

Satgas Covid-19 Evaluasi Penerapan Protokol Kesehatan Pembelajaran Tatap Muka di SMA dan SMK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *