Blitar Kota – Pemerintah Kota Blitar bersama jajaran TNI-Polri terus menggencarkan pelaksanaan Operasi Yustisi selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Selama 10 hari berjalan, petugas telah menjaring ribuan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 .

Plt  Kepala Satpol PP Kota Blitar, Hadi Maskun mengatakan, berdasarkan data, pelanggar protocol kesehatan Covid-19 yang terjaring Operasi Yustisi tanggal 11-21 Januari 2021 mencapai 1.176 orang. Mayoritas pelanggaran itu berkaitan dengan penggunaan masker dan paling banyak ditemukan di cafe , tempat makan , restaurant dan semacamnya. Menurut Hadi dari jumlah pelanggar itu , 696 orang dikenai sanksi teguran lisan , 476 orang dikenai sanksi teguran tertulis dan 4 orang lainnya dikenai sanksi tindak pidana ringan (tipiring).

Hadi menegaskan angka pelanggaran ini menunjukkan adanya penurunan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Sementara perkembangan kasus Covid-19 di Kota Blitar juga belum menunjukkan grafik penurunan. Oleh karena itu, Hadi mengajak kerjasama masyarakat untuk ikut menekan angka kenaikan kasus konfirmasi positif Covid-19 , salah satunya dengan mematuhi protokol kesehatan. Jika masih banyak menemui warga yang tidak disiplin Protokol Kesehatan, pihaknya memastikan tidak akan memberi kendor bagi para pelannggar. 

“Sesuai dengan intruksi Kemendagri, kami tidak akan memberikan kendor bagi siapapun pelanggar Protokol Kesehatan. Karena melawan Covid-19 ini dibutuhkan kerjasama dari semua pihak, artinya siapapun wajib disiplin Prokes, ” kata Hadi

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memang meminta Satpol PP di seluruh Indonesia untuk menjadi agen perubahan perilaku. Tak hanya itu, Satpol PP juga diminta untuk menegakkan protokol kesehatan (prokes) dengan tagline “Jangan Kasih Kendor”.  Permintaan ini, disampaikan Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin Menko Marves dengan topik “Evaluasi Pembatasan Aktivitas Masyarakat dalam Menghadapi Covid-19.

Selain Satpol PP, Safrizal juga meminta kerja sama aparat kemanan seperti TNI/Polri dalam memback-up penegakan protokol kesehatan. Terlebih, dalam menertibkan tempat umum yang menyalahi regulasi pembatasan aktivitas masyarakat.

Satpol PP Tak Kasih Kendor, Ribuan Pelanggar Prokes Covid-19 Terjaring Operasi
Tagged on:                 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *