Blitar Kota- Pemerintah Kota Blitar memberikan kesempatan bagi warga yang ingin menjenguk keluarganya di Rumah Isolasi Covid-19 saat lebaran 1442 Hijriah. Kesempatan itu diberikan untuk warga yang salah satu anggota keluarganya menjalani masa isolasi di Rumah Isolasi Covid-19 atau Rumah Karantina Kota Blitar.

Kesempatan ini diberikan dengan tetap menerapkan prosedur protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Wali Kota Blitar, Drs H. Santoso, M.Pd mengatakan, orang yang menjalani masa isolasi dan karantina memang boleh dijenguk namun sifatnya terbatas, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Prioritas pertama hanya untuk kepentingan yang mendesak. Diluar itu pihaknya menganjurkan untuk silaturahmi melalui virtual saja. Mengingat orang-orang di rumah isolasi merupakan pasien konfirmasi Covid-19 tanpa gejala.

Sedangkan, untuk saat ini penghuni di rumah karantina hanya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang memiliki resiko tinggi menularkan Covid-19. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, Moh. Muchlis mengatakan, tidak ada SOP khusus untuk keluarga yang ingin menjenguk pasien konfirmasi atau PMI di Rumah Isolasi. Namun untuk keperluan mendesak pihaknya sudah menyiapkan bilik khusus untuk berkomunikasi dengan pasien konfirm atau PMI. Pihaknya juga memfasilitasi jika ada keluarga yang ingin menitipkan barang atau makanan. Tentu dengan proses strerilisasi sebelum diberikan kepada pasien.

“Kita ada bilik khusus jadi bisa berkomunikasi dengan pembatas yang ada. Tapi ini hanya untuk keperluan mendesak” kata Muchlis.

Sesuai data sementara, hingga Jumat pagi, 14 Mei 2021 jumlah penghuni di Rumah Isolasi Covid-19 sebanyak 1 orang, sedangkan di Rumah Karantina ada 4 orang asal Kota Blitar yang baru pulang dari China, Malaysia, dan Singapore. (Kir)

Wali Kota Blitar : Kunjungi Keluarga di Rumis dan Rumah Karantina Boleh, Tapi Tetap Prokes
Tagged on:             

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *